SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 3)

Image

Annyong,

setelah sekian lama (lebayy), akhirnya lanjutan ff SeoKyu “My heart is Your Eyes” part 3  rampung juga diselesaikan. Tanpa banyak bercap cis cuss, kita langsung aja yupzzz…

Cekidott..

Happy reading all…

Title : My Heart is Your Eyes

Author : Nana Shafiyah a.k.a Nana/Nasha

Genre : Romance

Rating : General

Cast : SNSD Seohyun, Super Junior Kyuhyun

Other Cast : SNSD Sooyoung, F(x) Sulli, Shine Taemin, Super Junior Sungmin

Soundtrack : SNSD – Complete

                    SUJU ( Kyuhyun ft. Yesung)  – Your Eyes

Part 3

Aku mencintaimu bukan dalam terang siang. Aku mencintaimu dalam kegelapan, dengan hati sebagai mataku… (Moammar Emka dalam Dear You).

(I love you not in the light of day. I love you in the dark, with a heart as mine …)

Seohyun baru mengingat  bahwa buku nadanya ketinggalan dibawah  pohon dekat rumahnya, ia berusaha mengambilnya karena sekarang ia ingin sekali bermain piano, Seohyun bisa merasakan dinginnya malam dan hembusan angin yang sangat kencang itu sudah berhasil membuatnya hampir kehilangan keseimbangan, namun malam ini entah mengapa hatinya begitu bahagia. Apakah ia begitu bahagia karena namja yang ditemuinya sore tadi? entahlah, yang pasti seohyun merasa jari jarinya sudah sangat gatal karena tidak sabar ingin memainkan tuts tuts piano.

Seohyun sedang meraba raba tempat ia meletakkan buku nadanya tadi, buku nada itu dilengkapi dengan huruf breile, sekarang ia sedang berada dibawah pohon yang sering ia tempati untuk menghirup udara segar namun, saat ia sedang serius mencari cari buku pianonya tiba tiba seohyun mencium aroma tidak menyenangkan, aroma itu sangat menyengat, seohyun sepertinya ingin muntah mencium aroma itu, aroma yang sangat menjijikkan dan tidak asing dipenciuman seohyun.

Apakah dia pemabuk itu???? Memikirkan itu seohyun langsung berbalik hendak masuk kedalam rumah kembali, seohyun tidak menyangka di jam seperti sekarang ini pemabuk itu sudah berkeliaran, sekarang waktu menunjukkan pukul 21.00, orang yang berlalu lalang tampaknya sudah semakin sepi dan taemin adik seohyun juga belum pulang.

Tiba tiba tangan pemabuk yang  besar itu menarik lengan seohyun dengan kasar, menyeret lalu mendorong  keras tubuh seohyun kebelakang sebuah tembok samping rumah seohyun,

“hai gadis manis,, mari kita bersenang senang” kata pemabuk itu

“ani, tolong jangan lakukan… “ kata seohyun memohon,

Seohyun sangat ketakutan seluruh badannya mulai bergetar, tangan dan kakinya menjadi kaku, sekarang seohyun hanya bisa menangis dan melindungi kepalanya serta melingkarkan tubuhnya, namun tampaknya pemabuk itu memegang tangan seohyun dengan kuat lalu menempelkannya ketembok, seketitika air mata seohyun mulai membanjiri seluruh wajahya, tubuhnya menjadi sangat lemah karena ketakutan yang teramat sangat.

“ayolah cantik..” kata pemabuk itu… seohyun sekarang merasa seperti ia akan mati, tapi sepertinya seohyun merasa pemabuk itu sudah melepaskan genggamannya dan…

“BOOKKKK” suara seperti seseorang yang sedang meninju

“rasakan itu pemabuk” kata seseorang itu dan seohyun pun mengenali suara itu. Ya suara itu adalah suara adiknya, Taemin ,suara itu terus berlanjut, sementara itu seohyun masih gemetaran dan ketakutan..

”aku akan menelpon polisi, sekarang kau mau apa hha?” kata taemin dengan nada keras.

”ampun ampun, kau teman sulli kan??? Aku appanya, aku mohon jangan pukuli aku”  kata pemabuk itu yang seketika mengingatkan seohyun pada sesuatu…

“yoboseyo, sulli ssi ada apa???”

“bukan, dia adikku…

 “tadi kau bilang pemabuk??  siapa???”

“ia, maksudku pemabuk itu adalah ayahku..”

Kalimat kalimat itu selalu terngiang ngiang dipikiran seohyun, pemabuk itu sudah dibawa oleh petugas ke kantor polisi begitu juga dengan taemin, namun Seohyun sekarang tampaknya masih sangat ketakutan, badannya seperti menggigil walaupun sudah ditutupi oleh selimut paling tebal sekalipun.

Sekarang seohyun hanya bisa menangis sendiri dikamarnya jika mengingat kejadian itu, ia tidak menyangka bahwa pemabuk itu, pemabuk yang sering menganggunya itu adalah appa kyuhyun ?  Seohyun belum bisa mempercayai ini.

“tidak, tidak, pasti aku salah dengar,” katanya  “atau  atau mungkin namanya bukan sulli.. atau..” katanya sambil masih menangis

Tiba tiba seohyun mendengar sebuah suara, suara itu kedengarannya sangat panik dan menyebut nyebut namanya, sepertinya  ia kenal dengan suara itu, itu seperti suara kyuhyun????

………………………………………….

“seo,, seohyun biasakah kau buka pintunya??” kata kyuhyun sambil mengetuk ngetuk pintu rumah seohyun…

“seohyun-ah “ kata kyuhyun dengan wajah hawatir, ia takut terjadi sesuatu didalam.

“aku merasa sangat hampa,  aku ingin mati saja saat itu….

Seohyun pernah berkata seperti itu, tapi apakah dia akan melakukannya lagi???? Pikiran itu tiba tiba muncul begitu saja diotak kyuhyun dan mulai membuat jantungnya berdetak kencang dan iapun tidak berani membayangkan jika seohyun melakukan hal itu, kyuhyun terus menunggu didepan pintu rumah seohyun,  sudah hampir 30 menit pintu itu tidak kunjung terbuka.

“seo tolong buka pintunya” katanya sambil mengedor gedor pintu itu lagi

“seo…. seohyun-ah ini aku, kyuhyun.“ katanya lagi  dan kali ini sepertinya ada seseorang dibelakang pintu

………………………………..

Seohyun bisa mendengar namja itu mengetuk pintu dan memanggil namanya beberapa kali, seohyun ingin berusaha bangun tapi tubuhnya terasa masih gemetaran. Sudah hampir setengah jam namja itu  belum juga pergi, seohyun merasa keadaannnya sekarang sangat kacau, tentu saja  bukan keadaan seperti ini yang diinginkannya?

Seohyun perlahan mulai mengambil tongakatnya dan berjalan perlahan lahan dengan tenaganya yang masih tersisa saat itu. Namja itu kedengaran sangat menghawatirkannya.

Seohyun membuka pintu itu. Sikap cemas kyuhyun semakin terasa, begitu pula dengan wajah seohyun yang memerah karena ketakutan dan matanya yang sembab  itu bisa terlihat dengan jelas.

“seo, syukurlah” kata kyuhyun sambil tersenyum lega karena melihat seohyun tidak melakukan sesuatu seperti yang ditakutkannya.

“syukurlah“ katanya lagi dan tanpa sadar mememeluk seohyun dengan erat.

Seohyun merasa ia tidak menggigil lagi, pelukan itu terasa sangat hangat dan lagi lagi seohyun bisa merasakan detak jantung dan nafas sempit namja itu  dan suara kehawatirannya. Seohyun tanpa sadar menangis di pelukan kyuhyun, ia merasa seakan bisa mencurahkan seluruh ketakutannya jika kyuhyun ada disampingnya.

“aaaku, aaaku, sangat menyedihkan” kata seohyun sambil menagis masih dalam pelukan kyuhyun…

”tidak kau tidak menyedihkan sama sekali..” kata kyuhyun

“tenanglah, aku ada disini” katanya lagi  pelan…

“aku akan melindungimu dengan sekuat tenagaku, tidak ada yang bisa menyakitimu sekarang” sambungnya lalu menghapus air mata seohyun….

…………………………….

“anii, ani, aku tidak melihatnya, aku tidak akan dan tidak pernah melihat itu.,,, itu bohong itu,,, hanya mimpi” kata sooyoung tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihatnya.

Sooyoung perlahan  mulai memikirkan peristiwa yang dilihatnya semalam, ia masih berusaha mencerna kejadian kejadian itu, perlahan pikirannya mulai memproses potongan kejadian kejadian yang dilihatnya semalam.

Saat ia membuntuti kyuhyun ke kantor polisi, saat ia melihat ketika kyuhyun keluar dari kantor polisi dengan wajah yang penuh dengan kecemasan  dan saat kyuhyun datang kesebuah rumah  kecil di jalanan yang dia sendiri tidak tahu apa namanya. Disana kyuhyun mengedor gedor pintu rumah itu sambil memangil manggil nama seseorang, tapi tidak ada orang yang membukakan pintu untuknya. Kyuhyun bahkan rela menunggu pintu itu di buka setelah sekian lama.Sooyoung sangat tidak mengerti dengan sikap kyuhyun yang seperti itu.

“oppaaaaa, apakah yeoja itu begiitu istimewa?” gumam sooyoung matanya mulai berkaca kaca dan hatinya mulai peceh berkeping keping jika mengingat kejadian itu.  kejadian saat kyuhyun memeluk yeoja itu. Yeoja itu menangis dipelukan kyuhyun serta saat kyuhyun membisikkan sesuatu ditelinganya dan menghapus air mata yeoja itu. Wajahnya tidak begitu jelas kelihatan karena hari itu sudah malam..

”dia siapa oppa??? Apa karena itu karena dia???” kata sooyoung kali ini air matanya mulai jatuh.

…………………………………………

Sooyoung tidak membiarkan rasa penasarannya  untuk mengetahui siapa yeoja yang semalam bersama kyuhyun semakin menjadi jadi. Ia dengan segera langsung mengarahkan stir mobilnya kejalan itu.

Sesampainya disana perlahan ia mulai mendekati rumah itu, mendekat dan  semakin  mendekat. Sooyoung mendengar suara lantunan piano yang sangat merdu, sepertinya berasal dari rumah yeoja itu. Sekarang  sudah hampir sejam sooyoung bersandar disebuah batu di dekat pohon samping rumah itu dan betapa kagetnya Sooyoung ketika melihat kyuhyun telah ada disana dan keluar dari rumah itu bersama seorang yeoja.

Sekarang sooyoung bisa melihat dengan jelas wajah yeoja itu, rambutnya panjang hitam lurus sebahu dan sepertinya tingginya tidak jauh beda dengannya. Kulitnya putih mulus,  tapi  sooyoung melihat dia berjalan sambil meraba raba dengan tongkat, pandangannya lurus dan kosong. Sepetinya yeoja itu buta????

“mwo???” gumam sooyoung sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

“apa kyuhyun oppa” katanya lagi….

Sooyoung terus memperhatikan yeoja yang sekarang sedang berdiri disamping  kyuhyun sambil mengobrol, yeoja itu mulai tersenyum untuk kyuhyun begitu pula sebaliknya. Entah mengapa sooyoung mulai merindukan senyum kyuhyun yang seperti itu, tapi sekarang ia harus melihat senyum itu ternyata bukan lagi untuknya melainkan senyum itu ternyata untuk yeoja lain, yeoja yang sepertinya telah menarik perhatian kyuhyun.

“tunggu, sepertinya aku pernah melihat yeoja itu, tapi dimana” bisik sooyoung tiba tiba dan berusaha mengingat ingat. “dimanaaaaa? aku yakin pernah melihatntya” katanya  masih berfikir.

Terlihat kyuhyun mulai meninggalkan yeoja itu lalu melambai lambaikan tangannya.

“tunggu, mobilku???? Aku parkir dimana??? Bagaimana kalau oppa melihatnya?” katanya mulai panik.

Sooyoung merasa ada sesuatu yang mengganjal pikirannya jika ia memikirkan sebuah mobil, mobill.

“tapi apa?” katanya berfikir sembari masih memperhatikan wajah yeoja itu.

“mobil??” gumamnya lagi..

”dia seperti??? Omo!!! Apa diaaaa? Oh my god..” katanya mulai mengingat.

“tidakk, tidakkk” kata sooyoung sambil menggeleng  tak percaya lalu menutup kembali mulutnya dengan kedua tangannya. “aku harus bertemu kyuhyun oppa sekarang”

………………………………..

Sekarang kyuhyun sedang melihat seohyun memainkan pianonya dengan lembut dan halus, jari jari mungilnya menyentuh tuts tuts piano itu, perlahan yeoja itu mulai menutup matanya dan berusaha mengahayati lagu yang dimainkannya. Kyuhyun sepertinya mengenal lagu ini, lagu yang berjudul way back into love….

“kau sangat serius” kata kyuhyun

“apa?? Tidak juga,, sini duduk disini, disampingku”  seohyun meraba raba bangku panjangnya…

“baiklah,, tapi bisakah kau mainkan satu lagu lagi?” kata kyuhyun

“baiklah, kau mau aku menyanyikan lagu apa?”

“terserahmu…” jawab kyuhyun

“baiklah kalau begitu..” kata seohyun lalu mulai menyentuh tuts pianonya dan mulai memainkannya.. dan lagi lagi ia memainkannya dengan merdu, kyuhyun mulai memperhatikan seohyun yang sedang menghayati lagu yang dimainkannya, lagu itu berjudul  complete, lagu yang dinyanyikan SNSD terdengar sangat indah ketika dibawakan seohyun dengan menggunakan pianonya,,

Seohyun sebenarnya tidak terlalu menyukai nada semacam ini tapi menurutnya lagu ini sangat cocok dalam menggambarkan suasana hatinya sekarang yang tengah berbunga bunga,  kehidupan yang terasa lengkap ketika kyuhyun ada disampingnya dan mengisi hari harinya sekarang…. seohyun berharap kyuhyun bisa menikmati lagu ini sampai selesai ia mainkan….. lagu itupun berakhir dan seohyun bisa mendengar suara tepuk tangan kyuhyun..

“seo mian, aku harus pulang,, sepertinya aku sudah terlalu lama disini..” kata kyuhyun setelah seohyun menyelesaikan lagunya..

“tak apa…  gomawo karena sudah menemaniku”

“gomawo, karena sudah memainkan pianomu untukku ” ujar kuhyun. “permainanmu bagus, tidak sia sia aku menjadi fansmu”

Seohyun lalu mengantarkan kyuhyun keluar dan tiba tiba seohyun teringat sesuatu, sesuatu yang hampir saja dlupakannya..

“malam ini, apakah kau bisa datang kerumahku?”

“mmm, sepertinya” kata kyuhyun terlihat sedang berfikir keras

“ayolah,,,  sebentaar saja” timpal seohyun

“memangnya ada apa??? Apa ada yang ingin kau rayakan?” tanya kyuhyun

“mmm, aku memang ingin merayakan sesuatu” jawabnya sambil tersenyum.

“benarkah ?? apa itu??” tanya kyuhyun sambil membalas senyuman seohyun, walaupun ia tahu seohyun tidak akan bisa melihatnya  tapi kyuhyun sangat yakin seohyun bisa merasakannnya.

“sebenarnya nanti malam adalah hari kelahiranku…” seohyun memasang senyuman diwajahnya

“benarkah???? baiklah, aku akan datang” kyuhyun memberi jawaban, terlihat seohyun hanya mengangguk pelan

“ aku pasti datang ” Kyuhyun tersenyum pada yeoja dihadapannya “ aku pergi dulu” sambungnya lalu berjalan melangkah sambil melambaikan tangannya.

………………………………………………

Kyuhyun baru saja akan melangkah keluar jalan itu, tiba tiba ia melihat pemandangan aneh, kyuhyun melihat mobil sooyoung terparkir dipinggir jalan itu.

“oppa” sapa sooyoung dari belakang

“sooyoung ???” jawab kyuhyun

“aku sudah melihat yeoja itu“

“mwo? yeoja?” kyuhyun mulai mencerna pertanyaan sooyoung. Beberapa detik berlalu, Kyuhyun mulai mengerti  yeoja yang dimaksud sooyoung adalah seohyun “Untuk apa sooyoung?”

“kau bilang untuk apa?” kata sooyoung mulai menarik nafasnya

“apa karena dia?? APA KARENA DIA SEKARANG KAU MENJAUHIKU??” kali ini sooyoung tidak bisa menahan dirinya, matanya terlihat mulai berkaca kaca

“sooyoung,,, dia tidak ada hubungannya dengan semua ini” kyuhyun mencoba tenang

“lalu???” sooyoung mulai mengecilkan suaranya

“dulu sebelum aku bertemu dengannya, aku memang sudah menginginkan hubungan kita berakhir bukan?” kata kyuhyun

“ lalu sejak kapan kau bertemu dengannya?” tanya sooyoung

“sejak sore itu, sekitar seminggu yang lalu”

“apa? Dan kau akan bilang kau menyukainya? Kau menyukai yeoja itu? yang baru kau kenal seminggu yang lalu?” ujar sooyoung lagi

“ sooyoung, aku tidak mau berbohong padamu, kurasa kau benar, aku memang menyukainya”  kyuhyun mulai tertunduk

“mwo???” kata sooyoung, air matanya mulai mengalir tapi dengan cepat ia menghapusnya.. “ini sungguh tidak bisa dipercaya” kata sooyoung “mian oppa, tapi kurasa kau harus mulai melupakannya..” kata sooyoung menegaskan..

“ sooyoung, kau ini bicara apa??” kata kyuhyun tidak mengerti dengan maksud sooyoung

“karena  sebenarnya yeoja itu adalah” kata sooyoung

“adalah…” katanya lagi mulai ragu

“adalah apa???” tanya kyuhyun penasaran….

“ikutlah denganku, ada sesuatu yang ingin kuperlihatkan padamu” sooyoung  menyuruh kyuhyun masuk ke mobilnya…

…………………………………………………..

“ini kau lihat…” sooyoung memberikan amplop yang berisi dokumen kepada kyuhyun. Kyuhyun lalu membuka isi amplop itu mulai melihat dokumen yang ada didalamya. Ia melihat ada sebuah foto yang sepertinya adalah foto seorang yeoja, kyuhyun merasa yeoja itu  seperti Seohyun? Kyuhyun semakin tidak mengerti apa maksudnya, ia mulai membaca sebuah kertas yang berisi tulisan tulisan, matanya mulai berbelok dari satu tempat ketempat lain dan perlahan keringatnya mulai mengucur deras, tangannya mulai gemetaran begitu juga dengan badan dan bibirnya… Kyuhyun merasa  jantungnya seakan berhenti berdetak,

“ini, ini tidak mungkin” mata kyuhyun tiba tiba tak bisa berkedip.

“mian aku harus mengataknnya tapi itu mungkin  oppa, malam itu aku langsung menyuruh orang untuk memastikannya” jelas sooyoung  dengan nada  dingin  “aku juga ingat kejadian itu bertepatan dengan malam ini, aku sangat ingat itu” katanya lagi..

(“hingga akhirnya, tepat diusiaku yang ke 20 tahun, aku mengalami kebutaan, aku sangat ingat karena kejadian buruk itu  terjadi seusai aku merayakan ulang tahunku yang ke 20 dan sekarang  tak terasa usiaku hampir menginjak 21 tahun”)

(“sebenarnya nanti malam adalah hari kelahiranku…”)

Kalimat kalimat itu pernah diucapakan seohyun, kalimat itu begitu sederhana tapi sangat cukup untuk membuktikan betapa jahatnya kyuhyun. Ia pernah mengatakan bahwa ia akan melindungi seohyun dari orang orang jahat, namun apa yang bisa dilakukan namja itu sekarang  jika sekarang kenyataanya adalah  orang jahat itu ternyata adalah dirinya sendiri??? Sekarang ia merasa berkali kali lipat lebih jahat dari appanya…

“Jadi, orang yang kutabrak pada malam itu, orang itu adalah seohyun??? Benarkah itu???” kyuhyun menggeleng tidak percaya

“ia benar, kau sudah melihatnya kan??? Seohyun adalah korban tabrak lari…” jelas sooyoung

“dan dia menjadi buta,,, itu karenaku?? kyuhyun masih mematung tidak percaya

“anii,, itu tidak benar, orang itu berlari saat ingin menyebrang jalan tanpa melihat kanan kiri” ujar sooyoung mulai panik.

“sooyoung berhentilah menyalahkan orang lain, ini semua jelas adalah salahku,, lagi pula saat itu kau sedang mabuk kan???” perasaan kyuhyun terlalu kacau.

“ia benar, saat itu aku sedang mabuk tapi kau tidak, dan…” timpal sooyoung

“aku lah yang teledor, aku yang mengendarai mobilnya“ timpal kyuhyun kembali…

”aku harus segera menyerahkan diri, ” kyuhyun mulai bangkit dari tempat dudukya

“tidak, jangan lakukan!”  sooyoung langsung menarik tangan kyuhyun yang hendak pergi

“mian sooyoung, aku tidak ingin dihantui perasaan bersalah”  kyuhyun menegaskan

“oppa, kau tidak bersalah, kau sudah mengendarai mobil dengan benar” sooyoung  pergi memeluk punggung  kyuhyun dari belakang.

“tolong jangan lakukan, kau hanya perlu menjauhinya dan semuanya akan baik baik saja… kembalilah padaku, aku mohon” bujuk sooyoung kali ini yeoja itu mulai menangis

“mian sooyoung, meskipun aku melupakan seohyun, mungkin aku juga  tidak akan kembali padamu”

“wae??? apa ada yang  salah dengan ku?” kata sooyoung, kali ini kyuhyun sedang menatapnya

“tidak,, sooyoung,,, tidak ada yang salah denganmu, hanya saja” jawab kyuhyun masih menatap sooyoung…

“apa??? Kenapa” seru sooyoung dengan tatapan mata yang berkaca kaca

“hanya saja, sebenarnya aku tidak pernah benar benar menyukaimu, selama ini aku hanya menganggap sebagai seorang adik, mian, aku sudah mencobanya tapi aku tidak bisa, perasaan itu masih tetap sama” jelas kyuhyun mulai melepaskan tatapannya

“mwo? Jadi selama ini, kau?” sooyoung tak percaya

“aku hanya menganggapmu sebagai seorang adik, tidak lebih,, dan sebenarnya aku tahu tantang penyakitmu…” sambung kyuhyun

“kau tahu???? Dari mana?”  sooyoung mulai menangis

“aku tahu ini dari ibumu, sebenarnya awalnya aku ingin jujur padamu tapi keluargamu terus membujukku, jadi..” jelas kyuhyun

“jadi, kau mau melakukannya? berbohong demi kebahagiaanku?? Berpura pura tidak tahu??”  sooyoung lalu berlari keluar ruangan sambil menangis,

“sooyoung tunggu!” kyuhyun berlari mengejar sooyoung yang sedang menangis, namun ia tak bisa menggapainya. sooyoung sudah lebih dulu masuk kedalam mobil. Ia langsung  membunyikan mesin mobinya lalu pergi entah kemana…

Kyuhyun sekarang sedang berlutut dibawah langit yang semakin gelap,

“AKKHHHH” Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi

“mengapa?, mengapa semuanya menjadi semakin rumit???” kyuhyun menunduk lalu dengan keras ia meninju  tanah yang sekarang  dipijaknya  dengan sekuat tenaga.

…………………….To be continued……………………….

10 thoughts on “SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s