SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 2)

Gambar

Hallo anyong haseyo…

Aku kembali lagi neeh. Kali ini bawa fanfic, lanjutan dari ff seokyu yang berjudul My Heart is Your Eyes (part 1).. Klik…

SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 1)

okelah, kalo gitu langsung ajjah yawww…

3.2.1 cekidot…

Happy reading all…

Title : My Heart is Your Eyes

Author : Nana Shafiyah a.k.a Nana/Nasha

Genre : Romance

Rating : General

Cast : SNSD Seohyun, Super Junior Kyuhyun

Other Cast : SNSD Sooyoung, F(x) Sulli, Shine Taemin, Super Junior Sungmin

Soundtrack : SNSD – Complete

                    SUJU ( Kyuhyun ft. Yesung)  – Your Eyes

Part 2

Aku mencintaimu bukan dalam terang siang. Aku mencintaimu dalam kegelapan, dengan hati sebagai mataku… (Moammar Emka dalam Dear You).

(I love you not in the light of day. I love you in the dark, with a heart as mine …)

“AWAS!!”  kyuhyun menarik tangan seohyun yang akan terjatuh dan menahan tubuh yeoja itu. Seohyun lalu jatuh di pelukan kyuhyun yang masih berdiri,

“DEGGG!!!”… suara itu, seperti suara sebuah detak jantung…

Tongkat yang dibawa yeoja itu terjatuh lagi, tapi kali ini entah mengapa ia tidak bisa bergerak sama sekali. Seohyun bisa mendengarkan detak jantung namja itu  yang mendadak begitu cepat seperti sangat mencemaskannya. seakan takut jika seohyun terjatuh dan terluka.

Yeoja itu juga bisa merasakan nafas kyuhyun yang semakin sempit dan terdengar seperti hembusan angin yang keras seperti sangat menghawatirkan keselamatannya tadi.

“mengapa kau tidak berhati hati tadi. Harusnya kau berjalan dengan pelan, mengerti??” kata kyuhyun cemas.

Kyuhyun tak mengerti mengapa kalimat itu terucap begitu saja dari mulutnya dan mengapa ia begitu menghawatirkan yeoja itu. Ia merasa nyawanya hampir lepas ketika melihat seohyun akan terjatuh…

Terlihat mata seohyun yang lurus dan kosong sekarang mulai berkaca kaca. Apa yeoja itu menangis? apa perkataannya tadi terdengar kasar? pikir kyuhyun lalu perlahan melepaskan pelukannya dan beralih menatap seohyun walalupun ia sendiri tahu bahwa seohyun tidak akan bisa melihatnya, apalagi membalas tatapannya.

“mian, telah membuatmu hawatir, aku memang sering merepotkan orang” seohyun yang terlihat seperti sedang ketakutan.

Kyuhyun menyadari sikap gadis itu selalu penuh dengan rasa ketakutan, itu bisa terlihat dari caranya berbicara dimulai dari saat mereka pertama bertemu.. Kyuhyun lalu menuntun yeoja itu untuk duduk dibawah sebuah pohon, mungkin itu akan sedikit menemangkan pikirannya.

“tak apa! dan kau masih takut padaku??” tanya kyuhyun.

Seohyun merasa sikapnya tadi terasa berlebihan. Ia selalu takut ketika mendengar suara orang asing, takut jika orang itu adalah orang jahat, takut kalau orang itu ingin menyakitinya, tapi sekarang bukan itu masalahnya , seohyun merasa nafasnya mulai sempit ketika namja itu memeluknya, memeluknya dengan penuh kehangatan merasakan detak jantungnya dan nafasnya yang  memberikan suara kecemasan padanya, seohyun merasa terlindungi jika namja itu ada didekatnya. sekarang ia merasa namja yang ada didepannya bukanlah orang jahat.   Andaikan saja ia bisa melihat wajah namja itu?? Andaikan ia bisa melihat????,,,

Tiba tiba handphone kyuhyun berdering dengan begitu nyaring

“yoboseyo, sulli ssi ada apa???” kata kyuhyun ditelepon… “sudah kubilang kau harus masuk kekamar, kunci pintu kamarmu jika pemabuk itu datang dan tunggu aku, mengerti??? Kata kyuhyun lagi, ”apa? ohhh syukulah, kalau tidak terjadi apa apa, tapi kau harus tetap menjaga dirimu mengerti???” katanya lalu menutup percakapan diteleponnya.

“siapa???? Pacarmu???” tanya seohyun, ia juga tidak mengerti mengapa ia menanyakan itu, tapi seohyun merasa perlu untuk mengetahuinya…

“bukan, dia adikku, Aku hanya takut dia kenapa-napa, aku kira sipemabuk itu datang, tapi ternyata bukan…” jawabnya

“tadi kau bilang pemabuk??? siapa???” tanya seohyun penasaran.

“ia, maksudku pemabuk itu adalah ayahku” kata kyuhyun tapi yeoja itu lalu terdiam tidak menanyakan apa apa lagi. Untunglah yeoja itu tidak banyak bertanya tentang ayahnya karena kyuhyun juga malas jika harus menceritakan segala seduatu tentang ayahnya.

“sepertinya kau mulai ingin mengenalku???’ kata kyuhyun sambil tersenyum memecahkan kehaningan

“apa?” seohyun bergeming.

“mungkin kau sangat penasaran, mmm, aku akan menceritakan sekilas mengenai diriku“ kata kyuhyun  mulai menyusun kata kata untuk diceritakan karena melihat keadaan yeoja itu sekarang sepertinya  ia harus menceritakannya lebih detail dari biasanya..

“aku sekarang berusia 24 tahun, mmmm, aku  sekarang tinggal bersama adik dan ayahku,, rumahku dijalan yungsoo, itu sepertinya tidak jauh dari sini“ katanya…

”sampai situ dulu, sekarang giliranmu” kata kyuhyun

“apa??? Aku???” kata seohyun,  ia bahkan baru menyadari bahwa sekarang ia duduk tanpa memegang tongkat.

“tak banyak yang bisa kuceritakan” katanya.

”aku  juga tinggal bersama adikku, namanya taemin, mungkin kau juga ingin tahu mengapa aku bisa sampai mengalami kebutaan?” kata yeoja itu  yang tentu saja membuat kyuhyun terkejut, karena kyuhyun sama sekali tidak ingin mempermasalahkan soal kebutaan itu, ia lebih senang mendengar gadis itu mengatakan apa yang ia sukai atau tidak disukainya, apa hobynya atau, atau apa saja tapi bukan soal itu…

“anii, kau tidak perlu menceritakan itu, tenanglah, bukankah tadi kau bilang tidak mau mempermasalahkan hal itu? jadi aku tidak akan memintamu untuk menceritakannya” kata kyuhyun.

“ohh, benar juga” katanya sambil tersenyum dan untuk pertama kalinya kyuhyun melihat yeoja itu tersenyum, tersenyum untuknya, hanya untuk kyuhyun namja yang sekarang duduk disampingnya.

“mmm” katanya sambil berfikir “kau bilang kau sangat menyukai  permainan pianoku kan??? Mungkin kau ingin tahu mengapa  yeoja sepertiku bisa memainkan piano itu” katanya lagi

“baiklah, sebagai fans yang baik, aku akan mendengarkanmu” kata kyuhyun sambil memandangi seohyun kembali

“sebenarnya aku tahu pertama kali memainkan piano, karena appa yang mengajariku sejak aku berumur 5 tahun. Aku sangat senang memainkan piano itu sampai sekarang, memainkan piano membuat hatiku merasa sangat bahagia” kata seohyun mulai menceritakan

“hingga akhirnya, tepat diusiaku yang ke 20 tahun, aku mengalami kebutaan, aku sangat ingat karena kejadian buruk itu  terjadi seusai aku merayakan ulang tahunku yang ke 20 dan sekarang  tak terasa usiaku hampir menginjak 21 tahun” katanya lagi.

“jadi” kata kyuhyun

“ya kau benar, aku mengalami kebutaan baru kurang lebih setahun belakangan ini” jelasnya.

“saat itu aku sangat sedih, aku benci gelap, tapi aku harus merasakan gelap setiap hari dan juga aku benci sendirian, namun aku tak dapat lagi melihat wajah orang orang yang ada disekitarku..”

“aku merasa sangat hampa, aku ingin mati saja saat itu, apalagi keesokan harinya aku mendengar appaku telah meninggal aku, aku,” seohyun mulai meneteskan air matanya. Seohyun merasa tidak mampu menahan kesedihannya didepan namja itu, ia seakan ingin menceritakan semuanya padanya, segala penderitaan yang ia alami. Ia selalu bisa terlihat kuat jika sedang bersama taemin, tapi entah mengapa ia seperti seorang yang butuh bantuan saat berada didekat kyuhyun.

Sementara kyuhyun masih memandangi seohyun yang sedang menangis, entah mengapa ia ingin sekali menggantikan penderitaan seohyun, ia ingin sekali memegang pundak seohyun dan menghapus air matanya, namun sekarang namja itu hanya ingin membiarkan seohyun larut dalam air matanya. Kyuhyun menganggap  mungkin ini adalah ungkapan perasaannnya yang terpendam selama ini….

“ya aku ingin mati saja, tapi aku tahu taemin masih membutuhkanku” katanya lagi masih terus menangis

“dan akhirnya kau tidak jadi melakukannya????” tanya kyuhyun pelan

“ia, aku, aku, tidak tega, dia sangat menyayangi kakaknya” kata seohyun mulai menarik nafas dan menghembuskannya.

“ dan disaat itulah aku sering mengisi hari hariku dengan bermain piano” katanya

“aku tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa memainkannya walaupun aku  sendiri tidak bisa melihat..“ katanya lagi.

“tentu saja karena aku sudah jatuh cinta pada piano itu sejak aku berumur 5 tahun, jadi, aku bisa langsung menghafal letak tutsnya dan menandai suara nadanya”

“tapi saat aku marah pada diriku sendiri, aku mungkin akan membanting semua tuts piano itu, aku juga menggunakannya untuk melampiaskan kekesalanku” kata seohyun lalu menunduk dan mulai menghapus air matanya… terlihat kyuhyun masih terdiam, ia masih mencerna cerita seohyun barusan.

Sekarang kyuhyun ingin sekali mendengar mengapa seohyun bisa seperti ini tapi  tadi bukankah ia sudah berkata bahwa ia tak ingin mendengarnya???? pabo-ya… ia terlalu penasaran, andaikan ia bisa memutar mundur waktu, andaikan ia tidak mengatakan itu tadi, tapi semua itu sudah lewat, sepertinya seohyun sudah cukup sedih barusan, ia tidak mau membebani yeoja itu dengan pertanyaan pertanyaan yang menyangkut kebutaannya. mungkin sekarang hati yeoja itu sedang kacau, dan sepertinya itu adalah alasan mengapa saat tadi, ia menghentakkan tuts pianonya dengan sangat keras….

Tiba tiba suara nyaring handphone kyuhyun terdengar lagi dan langsung  mengagetkan namja itu dari lamunannya, kyuhyun melihat nama penelpon dilayar handponnya lalu ia dengan cepat mematikan sambungan telepon itu bahkan langsung menonaktifkan handponnya….

“sepertinya ada yang berdering??” tanya seohyun setelah mendengar suara  nyaring dari handphone kyuhyun.

“ani, Cuma orang iseng…” jawab kyuhyun mulai memikirkan sesuatu mungkin ini menyangkut seseorang yang menelpon tadi

“ohhh” jawab seohyun “sekarang apa kau ingin melanjutkan cerita tentang dirimu???” tanyanya  “heyy, apa kau masih disana???” tanyanya lagi

“halooo” katanya lagi sambil meraba dan tangannya mengenai pundak kyuhyun dan seketika membuyarkan lamunan kyuhyun.

“apa??? “ tanyanya… “sekarang apa kau ingin menyambung  ceritamu tadi???” sambung seohyun

“Ohhh baiklah…” jawabnya

……………………………………………………………

Sooyoung, yeoja tinggi kurus berkulit putih kecoklatan itu sedang menunggu seseorang, ia sedang menunggu namjachingunya yang tidak kunjung datang. Ia sudah berkali kali menghubunginya namun sepertinya namja itu malah mematikan handponnya dan sekarang benda itu sedang  tidak aktif. Sooyoung sekarang mulai merasa gelisah karena tamu ummanya sudah datang, beberapa menit lagi acaranya akan dimulai. sebenarnya sooyoung berencana untuk memperkenalkan namjachingunya yang bernama kyuhyun itu di acara ulang tahun salon Bella kepada  rekan rekan ibunya dan teman temannya, namun sudah sejam lebih namja itu belum juga menampakkan batang hidungnya.

“oppaa,, kau ada dimana??” gumam sooyoung resah. Ia mulai menengok kesana kemari dan berharap kyuhyun akan datang namun tak ada tanda tanda bahwa namja itu akan datang hingga acara itu dimulai namun tampaknya namja itu tak akan datang. Tentu saja hal ini membuat sooyoung merasa sangat kecewa.

“mana dia??? Apa dia sudah datang?” tanya umma sooyoung.

“ne umma, sebentar lagi..” jawab sooyoung, ia tahu ummanya juga ingin menjodohkannya dengan seseorang, tapi mengingat sooyoung adalah anak perempuan satu satunya dari 4 bersaudara dari keluarga choi, iapun dibebaskan untuk memilih namja chingu sendiri.

Sooyoung sangat mencintai kyuhyun walaupun belakangan ini sikap namja itu semakin acuh padanya, ia mengerti semenjak kejadian itu. Kyuhyun pasti merasa ada sesuatu yang mengganjal pikirannya  bila berada didekatnya namun, sooyoung tidak pernah berhenti berusaha agar kyuhyun kembali seperti dulu, namja yang sangat perhatian tidak seperti sekarang ini…..

……………………………………………………….

Malam ini kyuhyun harus bekerja sampai pagi  mengingat pekerjaannya sebagai broad cast di stasiun tv kbs. Meski sedikit lelah, ia harus terus tetap berusaha. Ini semua demi sulli adiknya.  Kyuhyun pun merasa jika Seohyun, yeoja yang baru saja dikenalnya pada sore hari tadi  telah menyadarkannya untuk  tetap bersyukur. Bersyukur karena ia masih bisa melihat keindahan dan masih bisa melihat terangnya cahaya matahari.

“kyu,, kau kemana saja??? Tiga jam yang lalu sooyoung menelponku, katanya handponemu tidak aktif” kata sungmin rekan kerjanya.

“benarkah???” jawab kyuhyun mulai mengingat bahwa ia telah mematikan telepon dari sooyoung saat ia menelpon karena saat itu ia memang sedang tidak mau menerima telepon dari sooyoung, yeoja itu pasti akan menyuruh kyuhyun untuk menemaninya kesebuah pesta lagi.

Sooyoung memang sangat menyukai  pesta, kyuhyun bahkan tidak bisa menghitung berapa kali ia menemani sooyoung untuk datang kesebuah  pesta setahun lebih belakangan ini.

Belum sempat kyuhyun mengakhiri pikirannya tentang wanita yang sekarang menjadi yeojachingunya, handphone namja itu sudah berbunyi dan dilayarnya tertulis nama sooyoung…

“yoboseo” sapa kyuhyun ditelepon

“oppa kenapa kau tidak datang menemuiku  sore itu?” kata sooyoung tanpa basa basi

“aku sibuk  soyoung” jawab kyuhyun dengan nada terpaksa.

“temanmu bilang kalau sore itu bukan jadwalmu untuk bekerja”

“memangnya aku hanya sibuk bekerja,, aku juga harus mengurus sulli” jawab kyu

“apa??? Aku menelpon sulli dan katanya kau sedang keluar”

Kyuhyun hampir kehilangan kata kata. Apakah yeoja ini sudah menelpon semua kerabat dan teman temannya??? Aissshh,  hal ini mugkin tidak bagus untuknya….

“oppa jawab aku, sebenarnya  sore itu kau kemana??? Tanyanya lagi

“aku hanya berjalan jalan sore saja”

“dengan siapa??? Oppa aku ingin kau menemuiku ditaman dekat kantormu”” kata sooyoung

“sekarang aku harus bekerja” jawab kyuhyun

“kalau begitu hubungi aku kalau kau sedang break,, ok…..tuttt” kata sooyoung lalu menutup teleponnya. Yeoja itu memang selalu menutup teleponnya secara sepihak. Mungkin lebih baik jika kyuhyun menemuinya seusai pulang kerja…

………………………………..

“oppa,, aku kira kau tidak datang lagi” kata sooyoung yang telah lebih dulu tiba di taman. Sekarang jam menujukkan puku 21.00, pada jam jam sperti ini, kyuhyun memang  masih mempunyai jadwal kerja jika ia masuk  pada malam hari.

“ya aku datang “ kata kyuhyun lalu duduk di sebuah bangku yang juga sedang diduduki sooyoung

“oppa, sebenarnnya tadi sore kau kemana? Tanyanya

“aku menemui seseorang..” jawab kyu

“siapa??” tanyanya

“mian, sooyoung aku tidak bisa memberitahukannya padamu”  jawab kyuhyun,  “sebenarnya ada yang ingin kukatakan padamu”  raut wajah kyuhyun tampak serius.

“apa?? Katakanlah!” kata sooyoung penasaran

“sooyoung, kau tahu kan, aku ini siapa, bagaimana keluargaku, bagaimana sifat mereka dan….” kata kyuhyun

“cukup! aku tahu maksudmu..” kata sooyoung tiba tiba memotong pembicaraan kyuhyun  “aku tidak mau mendengarnya….”

“sooyoung-ah, belakangan aku sadar tentang siapa dirimu dan siapa diriku”

“CUKUP OPPA!!!”teriaknya  sambil menutup telinganya dengan kedua tangannya juga matanya yang mulai terlihat basah…

“mian sooyoung, aku tidak bisa lagi, kupikir sebaiknya kita..” kyuhyun mulai menatap yeoja disampingnya

“tidak aku tidak mau, keluargaku sudah menerimamu?”kata sooyoung

“itu menurutmu, tak ada yang tahu isi hati seseorang,  waktu itu kau sakit, jadi mereka membujukku untuk kembali padamu, hanya itu alasannya” kyuhyun memberi alasan…

” mian aku harus pergi”  kyuhyun berdiri dan berjalan kedepan lalu membelakangi sooyoung yang masih duduk di bangku taman

“apa kau begini karena kejadian waktu itu???” tanya sooyoung  yang masih terduduk dan seketika pertanyaan sooyoung tadi membuat kyuhyun memberhentikan langkahnya dan langsung menengok ketempat dimana sooyoung  kini sedang duduk..

“mwo???”  kyuhyun mengerutkan dahinya

“apa  karena itu?” kata sooyoung lagi namun belum sempat pertanyaannya terjawab, mendadak handphone kyuhyun tiba tiba berbunyi. Suara nyaring nada handphone kyuhyun itu membuat  gendang telinga sooyoung terasa mau pecah.

“yoboseo,, ne sulli ” sapa kyuhyun ditelepon. ”mwo??? Dikantor polisi??? Baiklah oppa akan kesana..” kata kyuhyun lalu menutup teleponnya..

“mian soo, aku harus pergi” kyuhyun terlihat terburu buru

“ada apa oppa?? Tadi kudengar…” sahut sooyoung dari bangku taman namun kyuhyun segera pergi berlari dan meninggalkannya sendirian…

………………………………………………

Kyuhyun meminta izin pada kantornya untuk keluar sebentar lalu berlari dan menaiki sebuah taxi menuju ke kantor polisi, sulli menelponnya dan memberitahukan appanya terlibat perkelahian dengan seseorang. Appanya  memang sudah sering  terlibat kasus perkelahian namun baru kali ini ia bersangkutan dengan pihak kepolisian.  Apa kasusnya serius??  Pikir kyuhyun.

Sesampainya dikantor polisi, kyuhyun melihat ayahnya sedang menjalani pemeriksaan, dia diperiksa didalam sebuah ruangan tapi kyuhyun masih bisa melihatnya dari kaca ruangan itu, sedangkan sulli sedang berbicara pada seorang namja, namja yang sepertinya sedang terluka. Apakah dia namja yang berkelahi dengan appanya? Pikirnya lagi.

“sulli, apa yang terjadi sebenarnya?” tanya kyuhyun panik

“oppa, sebenarnya appa, terlibat perkelahian karena, karena..” kata sulli , matanya terlihat  mulai berkaca kaca.

“karena dia menganggu kakakku, mian sulli, dan mian oppa sulli,, aku tidak bermaksud apa apa, aku hanya mencoba melindungi kakakku” timpal  seorang anak laki laki yang berada disamping Sulli.

“taemin, itu bukan salahmu, appaku memang  pantas dihukum” kata sulli sambil meneteskan air mata..

Taemin???? nama anak itu taemin??? , kyuhyun tiba tiba teringat bahwa seohyun pernah mengatakan bahwa adiknya bernama taemin,, kyuhyun merasa ada kemungkinan namja yang ada dihadapannya ini adalah adik seohyun  dan itu berarti…” astaga????’ gumam kyuhyun

“mian, namamu taemin?” tanya kyuhyun dengan wajah panik

“ia namaku taemin,  aku  juga temannya  sulli” jawabnya

“kau teman sulli?” tanya kyuhyun   ”dan apakah seohyun adalah kakakmu???”

“dari mana kau tau??? apa Kau mengenalnya?” tanyanya lagi

“ia, dan apakah appaku mengganggunya?” mendengar pertanyaan kyuhyun barusan,  taemin langsung menundukkan wajahnya.

……………………….To be continued…………………………

Udah yah, segitu dulu..

See you next part

Bye bye…

13 thoughts on “SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 2)

  1. moco berkata:

    oh ternyata seo itu buta yah.. sooyoung itu pacarnya kyu yah..
    wah waktu kyu nolongin seo kayaknya seokyu saling suka deh…
    ditunggu lanjutannya

  2. seOroRo love Mr.Devil berkata:

    Seru,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,banget,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    Kasian seohyun,hidupnya sengsara
    Kyuhyun juga,dipaksa bwt pacaran ama sooyoung
    Bagus deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s