SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 1)

Image

Anyong  Haseyo…

Aku kembali lagi dengan membawa FF Sugen yang pairingnya Seokyu. Mungkin ini adalah salah satu pairing terbesar di Sugen. Secara, Seokyu getho lowww….hahaha.

Sebenarnya ini juga salah satu pairing favoritku setelah TaeTeuk. Jadi, aku juga kepingin gituh bikin FF yang cash-nya mereka , dan akhirnya kesampaian juga… #Alhamdulillah y#

Aku hanya mau mengingatkan, kalo ini cuma FF, jadi saumpama ada satu atau beberapa hal yang kurang berkenan, mohon jangan terlalu diambil hati. ya, ya, ya, jangan ya, pleaseeeee #pasang muka memelas#

Aku juga mau memohon kesadaran chingu chingu sekalian untuk berperilaku layaknya reader yang baik. Aku ga mau memaknai kata “Reader yang baik” itu dengan persepsiku sendiri. So terserah persepsi kalian tentang good reader itu bagaimana. Aku rasa yang baca FF ini udah pada gede gede khan???, jadi ga mungkin laahh, yang baca FF ini tuh anak TK.. kalau ada yahh mungkin cuma nol koma sekian sekian persen.. #dah pada ngerti kan yah?#  Peace (V)…

Ya wis too. Sekarang mulai aja yukk #arisan kelleee#…

3.2.1 cekidot…

Happy reading all…

Title : My Heart is Your Eyes

Author : Nana Shafiyah a.k.a Nana/Nasha

Genre : Romance

Rating : General

Cast : SNSD Seohyun, Super Junior Kyuhyun

Other Cast : SNSD Sooyoung, F(x) Sulli, Shine Taemin, Super Junior Sungmin

Soundtrack : SNSD – Complete

                    SUJU ( Kyuhyun ft. Yesung)  – Your Eyes

Part 1

Aku mencintaimu bukan dalam terang siang. Aku mencintaimu dalam kegelapan, dengan hati sebagai mataku… (Moammar Emka dalam Dear You).

(I love you not in the light of day. I love you in the dark, with a heart as mine …)

Suara lantunan piano itu mulai terdengar lagi, kali ini lagunya sangat lembut dan juga menentramkan  hati. Jalanan saat ini sedang sepi sepinya. Tak ada mobil yang lewat dan pejalan kaki hanya ada satu atau dua yang berlalu lalang termasuk  kyuhyun namja kurus tinggi berusia 24 tahun itu sekarang sedang melewati jalan itu, jalan didepan rumah kecil yang terlihat selalu tertutup rapat. Ia selalu melihat difilm film  tentang rumah yang tak berpenghuni dan terlihat horor, mungkin seperti itulah kira kira bentuk dari rumah itu.

Entah mengapa ia selalu ingin lewat di jalanan ini.  Jalanan yang sunyi dan sepi, ia tidak menyangka ada jalanan seperti ini di kota seoul.  Mungkin jalanan ini hanya ramai pada pagi dan malam hari sekirtar jam 7 an oleh pekerja kantoran yang tinggal disekitar sana.  Sedangkan pada siang dan sore hari jalanan ini terlihat sepi.

Sekarang namja itu merasa perlu menenangkan pikirannya dengan berjalan jalan kecil di sore hari dan tentu saja melewati jalan sunyi itu. Suara piano itu terdengar lagi, suara itu bersumber dari rumah kecil disamping pepohonan.

Kyuhyun yakin  ada seseorang dalam rumah itu. Ia sangat yakin,  tapi tentu saja Kyuhyun sepertinya tak ingin membuat pemain piano itu terganggu. Ia hanya ingin menumpang lewat. Dan lagi, sepertinya suara lantunan piano itu juga dapat memberbaiki suasana hati kyuhyun yang sedang kacau. kacau karena sikap ayahnya yang sering mabuk mabukan sejak ditinggal ummanya. Hingga Sulli, adik perempuannya sering menjadi korban kemarahan ayahnya. Seandainya kyuhyun ada disana, ia pasti akan langsung menghajar ayahnya yang sedang mabuk itu namun jika  tidak, sulli sering terkena pukulan kemarahan ayahnya pada saat mabuk.

Kyuhyun sebenarnya sangat  ingin pindah dari rumah itu dengan membawa serta adik perempuannya Sulli untuk ikut dengannya namun,  sulli secara tegas menolaknya. Adiknya itu beralasan bahwa umma mereka sudah berpesan agar  menjaga appa mereka.  Jadi  Sulli tidak tega mengingkari pesan itu. Pesan terakhir dari ummanya. Akhirnya,  kyuhyun pun menurut untuk tetap tinggal disana. Ia tidak tega membiarkan sulli hanya tinggal berdua dengan ayahnya yang sering mabuk mabukan.

Sekarang kyuhyun menjadi tulang punggung keluarganya ditambah lagi sulli masih sekolah jadi ia harus lebih bekerja keras. Kyuhyun bekerja sebagai broad cast di stasiun TV Kbs, ia masih bisa merasakan bangku kuliah karena waktu itu ummanya belum meninggal dan ayahnya masih waras.

“ oppa bisakah kau kesini” kata yeoja ditelepon ”maksudku kerumahku”

“ia sooyoung, ada apa? Aku harus ke stasiun TV sekarang??” jawab kyuhyun berbohong.

“ayolah sebentar saja… dan pakailah mobil yang kuberikan padamu kemarin…” katanya lagi

“sooyoung sebenarnya akuu…. tuttttt” jawab kyuhyun  tapi terputus karena sooyoung sudah mematikan handphonenya duluan.

Bagaimana ini??? Sooyoung malah menyuruhnya mengendarai mobil itu. Yeoja itu lupa atau pura pura lupa?? Kyuhyun sebenarnya sudah trauma mengendarai mobil sejak musibah yang menimpanya, sekarang sooyoung malah menyuruhnya datang dan membawa mobil, mobil yang diberikan gadis itu kemarin tapi belum pernah disentuh kyuhyun sama sekali.

Mengendarai mobil membuat perasaan bersalah itu tiba tiba muncul dan potongan kejadian kejadian itu mulai menggerogoti ingatannya, tapi sooyoung yang sudah setahun lebih ini menjadi pacarnya selalu menyuruhnya menemuinya  dengan menggunakan mobil. Ia bisa memaklumi karena sooyoung adalah orang kaya. IIa adalah anak dari pemilik salon Bella dan cukup terkenal dikorea tapi bukankah dirinya sedang bersama  sooyoung saat kejadian itu?.

Kyuhyun bukanlah seorang namja yang matre atau sejenisnya, Ia juga sudah jenuh dengan sikap sooyoung yang sering berhura hura kesana kemari. Kyuhyun sudah pernah memutuskan hubungan mereka namun sooyoung malah jatuh sakit karena stress dan tidak mau memakan makanan apapun. keluarga sooyoung akhirnya datang dan pergi membujuk  kyuhyun untuk bersama kembali dengan sooyoung. Saat itu kyuhyun tidak bisa berbuat apa apa karena keluarga sooyoung terus memaksa dan ia juga merasa terganggu dengan hal itu, jadi pada akhirnya, hubungan dirinya dengan sooyoung sampai sekarang masih terjalin.

Saat ini sooyoung  meminta kyuhyun untuk menemuinya tapi sekarang ia tidak berniat menemui gadis itu, kyuhyun berencana akan menjauhi gadis itu sedikit demi sedikit agar nantinya sooyoung akan merasa bosan dan menjauhi dirinya juga.

Sekarang kyuhyun masih betah berjalan dijalan ini dan berdiri didepan rumah kecil yang sedang tertutup itu. Ia sedang mendengarkan suara lantunan piano yang sangat menyejukkan hatinya. Namja itu tidak tahu lagu apa yang sedang dimainkannya, namun yang ia tahu sekarang adalah suara piono itu sangat merdu, begitu merdunya sampai sampai ia bisa melupakan sejenak kekesalannya belakangan ini.

Kyuhyun masih terus mendengarkan lantunan piano itu sambil memperhatikan rumah kecil yang dianggapnya adalah tempat orang yang memainkan piano itu berada sekaligus merupakan tempat tinggal orang itu.

………………………….

Hari hari terasa begitu gelap, tak ada sesuatu yang bisa dilihat dan tak ada sesuatu yang bisa dinikmati. Seohyun  yeoja berusia 21 tahun itu sedang memainkan pianonya seperti hari hari biasa, tak ada yang istimewa dan tak ada yang berbeda.

Piano ini mungkin cukup untuk menghibur hati yeoja itu, itu adalah satu satunya hiburan yang dapat membebaskannya dari rasa kehampaan setelah seohyun kehilangan anugrah terindah yang diberikan oleh  Tuhan untuknya, anugrah untuk melihat keindahan alam dan melihat senyuman indah disekitarnya .

Sejak setahun yang lalu seohyun kehilangan penglihatannya karena sesuatu hal yang  tidak bisa ia bayangkan dan juga tidak ingin ia ingat sama sekali. Saat ini seohyun sedang memainkan sebuah lagu, lagu yang sengaja dibuat appanya untuknya pada malam ulang tahunnya yang ke 20, malam ketika appanya pergi meninggalkannya  untuk selamanya dan malam ketika kejadian buruk itu menimpanya.

Seohyun terus memainkan lagu yang menyimpan tentang kenangan2 itu. Perlahan ia mulai menghayati lagu milik appanya yang sedang ia mainkan dan tiba tiba peristiwa peristiwa itu mulai terbersit dipikirannya. Seketika dadanya mulai merasa sesak dan hatinya terasa dicabik cabik.

Seohyun tak sanggup lagi memainkan lagu itu, kejadian itu terlalu menyakitkan dan “JRENG JRENG JRENG” yeoja itu langsung menekan dengan keras tuts piano itu dan mengakhiri lagu yang tadinya  terdengar merdu menjadi sangat berantakan.

Seohyun tak tahan lagi dengan  semua keadaan ini. Ia sudah banyak merepotkan adik laki lakinya, taemin. Adiknya harus bekerja keras dari pagi sampai malam demi menghidupi dirinya. Ia pernah sesekali mencoba bunuh diri tapi niatnya itu tiba tiba terhenti karena teringat adiknya taemin yang  terlihat sangat menyayanginya. seharusnya anak itu melanjutkan kuliahnya tapi hanya karena seorang kakak yang tidak berguna, adiknya itu  harus berhenti kuliah.

Seohyun kadang benci dirinya sendiri yang harus mengalami kebutaan dan tidak dapat berbuat apa apa selain memainkan piano yang sekarang ada didepannya dan juga berjalan memegang tongkat  sambil meraba raba.

Kadang ia bertanya tanya mengapa ia yang harus mengalaminya??? Mengapa bukan orang lain?. Ia sudah cukup menderita setelah ibunya  bercerai dengan appanya dan pergi begitu saja dan sekarang appanya juga sudah meninggalkanya untuk selamanya, lalu mengapa ia juga harus mengalami kebutaan?.

Seohyun masih ingat saat ia pertama kali divonis oleh dokter bahwa ia mengalami kebutaan, saat itu hatinya sangat hancur, ia tak dapat mengendalikan dirinya yang terus mengamuk meronta ronta melempar dan membongkar apa saja yang ada disekitarnya sambil menagis histeris.

Setelah keesokan hari, Penderitaannya itu ternyata belum berakhir  karena keesokan harinya yeoja itu mendengar bahwa ayahnya sudah tiada. Rasanya ia ingin sekali ikut juga bersama ayahnya namun taemin terus memohon padanya untuk tetap kuat menghadapi semuanya. Adiknya itu masih membutuhkan perhatian dari kakaknya, kakak yang sekarang mengalami kebutaan dan  tidak dapat berbuat apa apa?…

Suasana didalam ruangan itu tampaknya membuat dada seohyun semakin sesak, ia harus mencari udara segar diluar. Paling tidak berjalan sebentar diteras rumah dan tentu saja sambil meraba raba dengan tongkatnya.  Seohyun sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini namun ada kalanya ia lelah dengan cara cara seperti ini, hanya ada kegelapan yang bisa terlihat saat ia berjalan dan hanya ada suara tongkat yang mengiringi langkahnya.

Sebagai manusia biasa, ia juga ingin seperti dulu. Melihat keindahan, senyuman, melihat dirinya dicermin dan melihat wajah orang yang menyayanginya, namun sekarang tampaknya hal itu sangat mustahil, sekarang ia buta dan ia harus menerima kenyataan itu. kenyataan yang sangat menyakitkan dan cukup membuat air matanya mengalir begitu saja seperti sekarang ini. Seohyun merasa air matanya mulai mengucur deras, ia mencoba tetap kuat namun ia tidak bisa menutupi perasaannya sekarang, Ia terlalu kesal dengan semua ini.

Sekarang seohyun tahu bahwa ia sedang berada didepan pintu. Tak ingin berlama lama seohyun langsung menarik gagang pintu dengan cepat dan penuh emosi, tetapi

“BRUKK!!!”

seorang namja terjatuh menindihi tubuhnya dan membuat kepalanya terbentur dilantai.

“awww sakit…. Kepalaku..” teriak seohyun.

Seohyun merasa kepalanya sakit karena terbentur lantai, tapi sekarang ia harus mencari tongkatnya yang terlepas. Namja itu sepertinya mulai menyamping, seohyun mulai beraba raba mencari tongkatnya…

“kau tidak apa apa?” tanya namja itu.

Seohyun mendengar bahwa suara orang itu jelas adalah seorang namja. Tiba tiba pikiran pikiran bahwa namja itu adalah orang jahat, terus menghantuinya. Apakah ia orang itu??? orang yang ingin menganggunya kemarin? apa dia adalah orang yang pernah mencoba  melakukan perbuatan menjijikkan itu?.

“kau siapa dan sedang apa disini?” tegas seohyun lalu kembali mencari tongkatnya. Seohyun takut orang itu macam macam “mana tongkatku??” kata seohyun panik sambil memutar mutar badannya dan meraba raba lantai rumahnya..

…………………………….

Kyuhyun sekarang sedang duduk diatas batu yang ada dibawah pohon samping rumah itu tapi saat namja itu sedang asyik mendengarkan tiba tiba suara piano yang tadinya merdu itu tiba tiba terdengar berubah seperti suara hentakan keras

“JRENG, JRENG, JRENG,”

bunyi piano itu terdengar nyaring dan kacau, sepertinya tuts piano itu ditekan terlalu keras secara bersamaan, setelah itu tak terdengar suara apapun lagi, suara lantunan itu tiba tiba berhenti,   kyuhyun tidak bisa lagi mendengarnya, namja itu hanya bisa mendengar suara hembusan angin yang hampa dan sangat membosankan.

“omoo ,, ada apa dengan orang itu??,, kenapa berhenti dan memainkan nadanya seperti itu?” kesal kyuhyun juga sangat kaget dan penasaran.

Kyuhyun sepertinya sangat penasaran, kesal dan kaget dengan hal itu, kesal karena suara piano yang merdu itu tiba tiba berubah menjadi suara nyaring dan kacau kemudian menghilang begitu saja dari pendengarannya. Dan penasaran mengapa pemain piano itu tiba tiba  menghentakkan tuts nya dengan sangat keras dan membuat namja itu kaget setengah mati.

Kyuhyun ingin tahu alasan seseorang yang ada didalam sana memberhentikan permainannya dengan nada yang kacau.  apakah orang itu kesal karena melupakan nadanya??? Apakah orang itu sedang marah pada seseorang??? Apakah orang itu sedang kelaparan?? dan yang lebih parah lagi, apakah orang itu sakit dan kesal dengan penyakitnya???? Pertanyaan pertanyaan seperti itu mulai bertebaran dipikiran kyuhyun.

Namja itu lalu berinisiatif untuk memeriksa keadaan rumah itu dari dekat dan perlahan iapun melangkah sedikit demi dedikit agar langkah kakinya tidak terdengar.

Kyuhyun merasa aneh dengan sikapnya sekarang, ia merasa seperti seorang pengendap yang akan menyatroni rumah seseorang tapi ia juga terlalu penasaran tentang penghuni dalam rumah itu beserta suara pianonya yang berakhir kacau dan berhenti tiba tiba, namja itu teralalu penasaran sehingga tidak memikirkan apa apa lagi selain tetap melangkah melihat keadaan rumah yang terlihat horor itu.

Kyuhyun  mencari cari jendela yang agak terbuka diteras rumah, ia tidak berusaha mengintip, ia hanya ingin melihat keadaan didalam. Suasana disekitar rumah itu sekarang sedang sunyi, kyuhyun sekarang bisa mendengar dengan jelas sebuah suara seperti suara langkah kaki tapi ia yakin itu bukan langkah kakinya karena sekarang ia tidak sedang melangkah tetapi sedang berdiri didepan jendela di samping pintu. Selain suara langkah kaki, kyuhyun juga bisa mendengar suara seperti sebuah tongkat yang dihentakkan berkali kali kelantai.

“sedang apa dia?? Apa orang itu sedang mencari sesuatu???” tanya kyuhyun pelan pada dirinya sendiri.

Karena tak ingin orang itu melihatnya jika ia berdiri di dekat jendela, kyuhyun akhirnya pindah  kedepan pintu dan menempelkan telinga kanannya di depan pintu rumah itu, ia terlalu penasaran tentang siapa seseorang yang ada didalam, terdengar orang itu masih menghentak hentakkan tongkatnya dengan pelan seperti sedang mencari sesuatu.

”apakah ia kehilangan sesuatu??” kata kyuhyun pelan “

Kyuhyun masih menempelkan telinga kanannya didepan pintu rumah itu, suara langkah kaki ditambah hentakan tongkat itupun sudah semakin jelas terdengar dan kali ini juga disertai dengan suara isakan tangis.

“apa dia sedang menangis?” gumamya pelan.  kyuhyun semakin mendekatkan telinganya kedepan pintu sampai pipinya menyentuh bagian pintu rumah itu dan tiba tiba

“BRUKKK!!!”

Namja itu  terjatuh kelantai dan orang itu yang ternyata adalah seorang yeoja  juga ikut terjatuh bersamanya

“awww, sakit, kepalaku,,” kata yeoja itu. Tubuh kyuhyun menindihi tubuh yeoja itu, dengan segera kyuhyun langsung  menyamping memperbaiki posisinya,

“kau tidak apa apa???” kata kyuhyun pada seorang yeoja yang sedang terjatuh bersamanya, yeoja yang sedang memakai rok panjang biru dan kaos bermotif garis garis. Yeoja itu berbadan kurus tinggi dan rambutnya hitam lurus dan panjangnya sebahu. Ia juga sepertinya membawa tongkat, tapi tongkat itu sudah berguling jauh ketika mereka berdua  terjatuh.

“sini biar kubantu bangun” kata kyuhyun sambil mengulurkan tangannya tapi yeoja itu tidak membalas uluran tangan itu

“kau siapa??? Dan sedang apa disini???” kata yeoja itu seperti seseorang yang sedang ketakutan, kyuhyun bisa melihat bibirnya yang bergetar dan keringatnya yang mulai mengucuri wajahnya, yeoja itu  bahkan  tidak menatap wajah  kyuhyun yang sekarang ada dihadapannya,walaupun saat ia berbicara sekalipun.

“mana tongkatku,,??” katanya sambil meraba raba lantai seperti sedang mencari sesuatu.

“tongkat??” gumam kyuhyun sambil melihat kekanan dan kekiri lantai rumah itu. Kyuhyun bisa langsung melihat tongkat itu bergelinding keaarah kanan tapi mengapa yeoja itu malah mencarinya kebagian kiri dan memutar mutar badannya seperti orang bodoh?? mata yeoja itu juga tidak bergerak kekanan dan kekiri seperti yang dilakukan orang ketika sedang mencari sesuatu , ia hanya melihat lurus dan pandangannya terlihat kosong.

“ini  tongkatmu,,” kyuhyun memberikan tongkat yang diinginkan gadis itu.

“mian, aku kira kau mengunci pintumu”kata kyuhyun

“mana, mana sini letakkan ditanganku” katanya setengah ngosngosan sambil membuka telapak tangan kanannya tetapi masih belum menatap namja yang sekarang ada dihadapannya..

“siapa kau??? Apa kau orang jahat,,,???” sahutnya dengan nada ketakutan

“aku,, aku bukan orang jahat, aku hanya orang yang kebetulan lewat dan mendengar suara pianomu yang merdu itu,, tapi suara itu tiba tiba berhenti, kukira terjadi sesuatu didalam jadi aku ingin pergi mengeceknya dan juga aku ingin tahu siapa yang memainkan piano itu..” jelas kyuhyun panjang lebar. Kyuhyun melihat gadis itu masih seperti tidak melihat kearahya yang sedang berbicara tetapi hanya menatap lurus dan kosong.

“benarkah itu??? kau bukan orang jahat???” katanya lagi. Yeoja itu sudah sering bertemu dengan orang jahat yang selalu mengganngunya. Mungkin juga namja yang ada didepannya bukan orang jahat. suaranya yang pelan dan caranya bersikap dan berbicara menunjukkan semua itu. Tapi apakah semua itu bisa menjamin?? Mungkin saja ia adalah orang jahat yang berpura pura menjadi baik… Sekarang seohyun tidak bisa melihat apapun, sesuatu mungkin bisa terjadi sewaktu waktu.

“tentu saja aku bukan orang jahat, percayalah, apa wajahku terlihat seperti orang jahat??” sambung kyuhyun .

“aku tidak bisa melihat wajahmu,” Seohyun tergesa gesa seperti ketakutan

“wae??” tanya kyuhyun, ia bisa melihat bahwa yeoja itu memang belum menatapnya sama sekali sejak tadi.

“apa kau….” tiba tiba kyuhyun bergumam kaget.

“ia benar, aku buta, aku tidak bisa melihat sama sekali, disini sangat gelap, seperti malam, malam yang sunyi tanpa bulan, seperti kosong” Seohyun mulai bergumam tidak jelas. Kali ini sambil menunduk dengan tatapan lurus dan masih terlihat kosong.

“tapi,, apa kau yang memainkan piano itu??” sela kyuhyun tanpa mempedulikan perkataan yeoja didepannya…

“piano?? Piano itu, aku yang memaninkannya? Ya itu aku? Itu aku bukan? Benar kau benar, aku baru saja memainkannya wae?” jawab seohyun masih dengan suara yang bergetar dan terburu buru

“benarkah??” kata kyuhyun setengah tak percaya bahwa suara piano yang merdu dan biasa didengarnya setiap sore ternyata dimainkan oleh seorang yeoja yang sama sekali tidak bisa melihat. Ia sungguh tidak mempercayai apa yang didengarnya barusan walaupun sebenarnya ia  juga sering melihat acara ditelevisi tentang seorang yang tidak bisa melihat ternyata sangat mahir memainkan alat musik seperti biola, gitar atau piano. Sekarang kyuhyun berfikir bahwa Bukankah Tuhan sangat adil???

“aku buta dan bisa bermain piano? kau heran? ” kata seohyun seolah  olah bisa membaca pikiran namja di depannya…

“apa??? Bukan , bukan seperti itu…” sangkal kyuhyun

“sudahlah, sekarang kau boleh pergi…” kata seohyun dengan cepat

“permainanmu sangat bagus  kecuali yang  terakhir  itu,” kata kyuhyun ingin mengalihkan pembicaraan agar ia bisa tetap berbicara dengan yeoja itu.

Sementara itu, seohyun masih tidak mengerti dengan kalimatnya yang mulai  terdengar aneh dan juga dengan sikap namja dihadapnnya sekarang,  apakah namja ini memang tidak tahu kalau dirinya tidak bisa melihat??? Apakah ia bukan pemabuk atau suruhan pemabuk itu??? Mengapa sikapnya sangat hangat???

“sekarang apa kau mau kaluar? kemana?” tanya kyuhyun penasaran.

“aaaku, aku, ingin jalan jalan didepan rumahku sebentar, aku, aku bosan didalam rumah, ya seperti itulah, aku bosan, aku ingin keluar, tempat ini sangat menyeramkan” kata yeoja itu tetapi kedengarannya seperti tengah ngelantur. Terlihat bibirnya masih bergetar dan nafasnya terdengar ngosngosan.

“boleh aku menemanimu???? Tenanglah, aku tidak berniat jahat, kau tak perlu ketakutan begitu” kyuhyun mulai menyadari bahwa yeoja itu masih menganggapnya sebagai orang jahat.

“aku sangat menyukai permainan pianomu..” kata kyuhyun sambil tersenyum

“gomawo, gaomawo kau sudah menyukainya tapi kau orang asing, aku tidak menyukai orang asing” katanya dengan nada terburu buru.

“bisakah kau minggir??? Aku akan menutup pintu. Yah, menutup  Pintu yang sangat besar, besar dan lebih tinggi dari pemiliknya” Seohyun menyadari bahwa kalimatnya terdengar sangat membingungkan. Jujur ia sangat nervous sekarang. Mendengar suara namja itu membuatnya jadi salah tingkah.

Kyuhyun mengerutkan kening mendengar kalimat seohyun yang semakin aneh.

“baiklah, tidak apa..” kyuhyun berlagak mengerti lalu minggir dan berpindah keluar. Kyuhyun sedang memperhatikan gadis  itu ingin menutup pintu rumahnya

“sini biar aku saja” kata kyuhyun yang langsung menutup pintu itu lalu melihat yeoja itu sudah berjalan meraba raba dengan tongkatnya, ia sepertinya ingin menuju halaman rumahnya……..

…..,…………………………

Suasana hari ini begitu gelap, gelap seperti yang sekarang dirasakan oleh seorang yeoja bernama seohyun. Setiap hari ia selalu melihat kegelapan, tak ada keindahan alam dan tak ada cahaya matahari yang selalu menemaninya, sekarang yang bisa ia nikmati hanyalah suara sepoi angin dan hembusannya yang menusuk kulit. Namja itu sepertinya terus mengikutinya walaupun ia sudah menyuruhnya pergi..

Seohyun menarik nafas dan berusaha menyusun kata kata diotaknya. Ia tidak ingin lagi kalimatnya kedengaran aneh dan ngelantur. Terutama saat berbicara dengan namja itu.

“kenapa kau terus mengikutiku??” kata seohyun  agak kesal dengan sikap namja yang sedang berada dibelakangnya

“aku??? Aku juga ingin berjalan jalan, memangnya tidak boleh?”

“tapi kau tidak harus menguntitku seperti ini??” jawab seohyun

“aku tidak menguntitmu,, aku hanya ingin tahu apa yang kau lakukan disore hari. Kurasa aku ini fansmu, bukankah fans juga sering mengikuti idolanya kemana mana?” jawab kyuhyun

Seohyun kembali menarik nafas dan berusaha mengontrol sikapnya.

“hufftt, baiklah anggaplah kau ini memang fansku, sekarang katakan apa maumu???” tanya seohyun

“mauku??” kata kyuhyun pura pura tidak mengerti

“apa yang kau inginkan dariku??” tanya seohyun

“mmmmm… apa yaaaa” kata kyuhyun terdengar sedang berfikir keras

“ah,, aku ingin tahu siapa namamu?” tanyanya

“hanya itu???? Lalu kau akan pergi???? baiklah” katanya….”anaeyo haseyo Seohyun imnida…” katanya lagi

“sekarang kau boleh pergi” sambungnya

“aku bahkan belum menjawab pertanyaanmu barusan, seohyun ” kata kyuhyun

“aneyo haseo kyuhyun imnida” kata kyuhyun  tanpa ditanya

Sekarang seohyun hanya ingin sendiri, ia sangat terganggu dengan kehadiran namja itu, namja yang sangat cerewet dan tidak pernah berhenti berbicara, apakah sekarang ketenangan yang selalu diinginkan seohyun akan lenyap begitu saja  hanya karena seorang namja yang bernama kyuhyun itu??

“bisakah kau biarkan aku tenang..kyuhyun” ujar seohyun lalu buru buru melangkah dan mulai meraba dengan tongkatnya. Kyuhyun memperhatikan langkah gadis itu, sepertinya ia terlalu terburu buru, apakah ia tidak takut terjatuh??? Banyak batu batu disana, yeoja seperti dia seharusnya lebih bisa berhati hati.

Sepertinya apa yang ditakutkan kyuhyun pun mulai terjadi, gadis itu tersandung sesuatu dan…..

“AWAS!!”  kyuhyun menarik tangan seohyun yang akan terjatuh dan menahan tubuh yeoja itu. Seohyun lalu jatuh di pelukan kyuhyun yang masih berdiri,

“DEGGG!!!”… suara itu, seperti suara sebuah detak jantung…

………………..To be continued……………….

See you next part

Bye bye..

16 thoughts on “SuGen FF SeoKyu – My Heart is Your Eyes (Part 1)

  1. TaeSeoKyuHae berkata:

    Seo kasian harus mengalami kebutaan & kehilangan appanya..
    Soo membuat kyuppa menderita dengan sikap egoisny..

  2. milabbm berkata:

    Seo kasihan deh dia buta T_T hidup SeoKyu sama2 miris tapi semoga next mereka engga menderita lagi🙂 . Aigoo sooyoung >:O bener2 dah nih org yak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s